Mengenal Fibonacci Dalam Trading Forex

fibonacci  extension

Panduanscalping.com - Fibonacci adalah tools yang tersedia dalam Metatrader dan banyak digunakan oleh trader dengan level medium atau pro.

Fibonacci adalah bahasan yang sebenarnya cakupannya cukup besar dan ada banyak studi Fibonacci yang berbeda, sehingga banyak penafsiran yang berbeda pula dalam pengaplikasiannya dalam Trading.

Tapi di bahasan kali ini, saya hanya akan mengulas Fibonacci yang secara umum dipahami oleh kebanyakan Trader, yaitu retracement dan extension.

PENGENALAN FIBONACCI DALAM TRADING FOREX


Sebelum menginjak ke materi utama, ada baiknya anda mengetahui bahwa orang yang pertama kali menemukan teori Fibonacci adalah Leonardo Fibonacci. Ia juga dikenal sebagai seorang matematikawan besar berkebangsaan Italia.

Penemuan teori tersebut bermula pada saat dia merenung pada suatu tempat, lalu tiba tiba terbesit dalam benaknya sebuah ide, dan ia pun menemukan serangkaian angka sederhana yang menciptakan rasio yang menggambarkan proporsi alami benda-benda di alam semesta.

Rasio muncul dari seri nomor berikut: 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144 dan seterusnya.

Rangkaian angka ini diturunkan dengan mulai dengan 0 diikuti oleh 1 dan kemudian menambahkan 0 + 1 untuk mendapatkan 1, angka ketiga. Kemudian, tambahkan angka kedua dan ketiga (1 + 1) untuk mendapatkan 2, angka keempat, dan seterusnya.

Setelah beberapa angka dalam urutan pertama, jika Anda mengukur rasio angka apa pun dengan angka berikutnya yang lebih tinggi, Anda akan mendapatkan 0,618. Misalnya, 13 dibagi 21 sama dengan 0,618.

Jika Anda mengukur rasio antara angka-angka alternatif, Anda mendapatkan 0,382. Sebagai contoh, 55 dibagi dengan 144 = 0,382. 

Dan itulah penjelasan dasar mengenai tools Fibonacci yang akan kita bahas kaitannya dengan Trading Forex.

Baca juga: Bagaimana Cara Trading Menggunakan Support and Resistance?

Dalam pelajaran matematika, rasio rasio tersebut disebut dengan "RASIO EMAS" atau "Golden Ratio".
  • Level Fibonacci Retracement: 0.236, 0.382, 0.500, 0.618, 0.764
  • Level Fibonacci Extension: 0, 0.382, 0.618, 1.000, 1.382, 1.618

Anda tidak perlu tahu cara menghitung nya secara detail perhitungan Fibonacci ini. Tools yang disediakan oleh Metatrader Anda akan menghitungnya secara otomatis.

Level pada Fibonacci retracement memiliki kebiasaan yang berulang, yaitu setelah pergerakan harga besar dalam satu arah, harga akan menelusuri kembali atau kembali ke tingkat harga sebelumnya sebelum melanjutkan trend besar nya.

Trader memanfaatkan level Fibonacci retracement sebagai area support dan resistance yang potensial. Hal ini bisa terjadi tidak lain karena begitu banyak trader yang menunggu untuk melakukan Open posisi BUY / SELL di level yang sama ini. Sehingga level support dan resistance pada Fibonacci menciptakan sentimen tersendiri dalam pengaruhnya terhadap harga pasar.

Sedangkan trader menggunakan level Fibonacci ekstension sebagai Target Take Profit mereka (TP).

Untuk menerapkan level Fibonacci pada chart trading Anda, Anda harus terlebih dahulu mengidentifikasi poin Swing High dan Swing Low.

Swing High adalah candle dengan setidaknya dua tertinggi lebih rendah di kiri dan paling kanan.

Swing Low adalah candle dengan setidaknya dua posisi terendah lebih tinggi di kiri dan paling kanan.

Lalu bagaimana contoh penerapannya dalam trading, Mas Kurniawan..?

Di artikel yang akan datang, saya akan menjelaskan lebih detail lagi mengenai Fibonacci Retracement, exstension, dan yang paling penting, cara analisa menggunakan Fibonacci.

Salam Profit Konsisten :)

Bagaimana Cara Trading Menggunakan Support and Resistance?

trading dengan support resistance

Panduanscalping.com - Di artikel sebelumnya saya telah menjelaskan secara terperinci tentang dasar - dasar Support and Resistance (S&R). Jika anda belum membacanya, silahkan anda baca disini.

Sekarang setelah Anda mengetahui dasar-dasarnya, selanjutnya kita akan belajar untuk menerapkan S&R ini dalam trading.

Agar pembahasan ini lebih mudah dipahami, saya akan membagi materi support dan resistance ini menjadi dua sub pokok bahasan, yaitu Reject (Berbalik arah) dan Break (Tertembus).

PENGGUNAAN SUPPORT RESISTANCE DALAM TRADING


REJECT (Berbalik Arah)

Salah satu metode yang digunakan dalam mengaplikasikan S&R adalah melakukan OP pada saat harga berbalik arah di level S&R tersebut.

Namun masih banyak trader yang melakukan kesalahan dalam menempatkan level OP nya. Tidak sedikit trader yang melakukan OP tepat ketika harga menyentuh level S&R.

Mengapa hal tersebut saya katakan kurang tepat?

Sekarang begini, bagaimana kita tahu bahwa harga akan benar - benar berbalik arah ketika telah menyentuh level S&R tersebut?

Jawabannya, sulit sekali untuk mendapatkan jawaban yang tepat.

Untuk mempertinggi tingkat akurasi, dan meyakinkan bahwa harga akan benar - benar reject di area S&R tersebut, maka kita harus menunggu reaksi candle ketika menyentuh level S&R.

Apabila candle berbalik arah setelah menyentuh level S&R dengan close body, maka kita bisa melakukan OP tepat setelah penutupan candle tersebut.

Dibawah ini adalah contoh yang tepat untuk melakukan entry BUY menggunakan metode Reject pada S&R.
support resistance

Sedangkan berikut ini adalah contoh yang tepat untuk melakukan entry SELL menggunakan metode Reject pada S&R.
op short

Perhatikan pada kedua gambar diatas. OP dilakukan bukan pada titik S&R, melainkan dilakukan ketika candle telah berbalik arah beberapa pips.

BREAK (Tertembus)

Berbeda dengan reject, break berarti tertembus. Artinya candle secara jelas menembus level S&R.

Untuk rule break pada S&R, OP dilakukan tepat ketika candle telah menembus level S&R tersebut.

Berikut ini adalah contoh penempatan OP Sell menggunakan metode Break pada S&R.
Dengan merujuk pada penjalasan penempatan OP diatas, maka dapat disimpulkan bahwa OP dilakukan setelah candle secara jelas melewati / menembus level S&R beberapa pips.

CATATAN:
  • Sangat disarankan ketika anda trading menggunakan Support and Resistance, anda mengkombinasikannya dengan trend dan candle pattern, untuk memperoleh analisa yang lebih akurat.
  • Support and Resistance lebih valid (lebih direspond oleh market) ketika terjadi pada TF yang besar. Contoh: Daily, Weekly, dan Monthly.

Salam Profit Konsisten :)

Pengertian Support And Resistance dan Cara Penggunaannya


Support Resistance

Panduanscalping.com - Support dan Resistance adalah salah sebuah konsep yang paling banyak digunakan untuk analisa dalam Trading Forex. Akan tetapi, masing - masing Trader memiliki penafsiran atau cara penggunaan yang berbeda mengenai Support & Resistance ini.

Sebelum membahas lebih jauh, mari kita ulas basic nya terlebih dahulu.
resistance
Lihatlah diagram di atas. Seperti yang Anda lihat, pola zig-zag ini sedang bergerak mengarah keatas (bull market). Ketika harga bergerak naik dan kemudian berbalik arah turun, titik tertinggi yang dicapai sebelum harga bergerak turun itulah yang akan menjadi titik resistance. 

Ketika harga berlanjut naik lagi, titik terendah yang dicapai sebelumnya akan menjadi titik Support. Dengan demikian, Support dan Resistance akan terus terbentuk, karena market terus berubah dari waktu ke waktu.

Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa level support dan resistance bukan merupakan angka yang pasti.

Seringkali kita melihat sebuah level support dan resistance yang sudah ter-break. Dan beberapa saat kemudian ternyata 'price' tidak menembusnya melainkan hanya mengetes nya saja.

Itulah mengapa level Support dan Resistance bukan merupakan titik/angka yang pasti. Dalam grafik yang berupa candlestick, testing support dan resistance ini merupakan representasi dari shadow sebuah candle.
breakout levels

Perhatikan gambar diatas. Harga seakan sudah menembus level support. Tapi pada kenyataannya, harga hanya mencoba untuk mengetes level tersebut dalam bentuk shadow.

LALU, BAGAIMANA CARA MENGETAHUI BAHWA LEVEL SUPPORT DAN RESISTANCE BENAR - BENAR SUDAH TER-BREAK ?


Sebenarnya tidak ada jawaban yang pasti perihal ini. Bahkan pendapat para master trader pun masih memunculkan perdebatan. 

Beberapa dari mereka menyatakan bahwa apabila level S&R ter-break oleh candle dengan full body, maka level tersebut sudah benar - benar ter-break. Namun pada kenyataan nya pun tidak selalu demikian. 

Coba anda perhatikan fenomena candle yang menembus level support berikut ini.
break

Perhatikan, setelah candle full body menembus level support, price pun berbalik arah. Artinya, level support tersebut tidak benar - benar ter-break.

Nah, untuk mengantasipasi breakout palsu, kita bisa menggunakan level support bukan sebagai level dalam bentuk titik, melainkan dalam bentuk area / zona.

Salah satu cara untuk membantu Anda menemukan zona-zona ini adalah dengan menentukan support dan resistance dengan menggunakan Line Chart bukan candlestick. Alasannya adalah bahwa Line Chart hanya menunjukkan harga penutupan.

Perhatikan Line Chart Berikut ini, Anda dapat membuat garis support dan resistance di sekitar area di mana Anda dapat melihat harga membentuk high dan low.
low

HAL YANG PERLU DIINGAT DALAM MENERAPKAN SUPPORT & RESISTANCE:

  • Ketika harga melewati resistance, resistance itu berpotensi menjadi support.
  • Semakin sering harga menguji level resistance atau support tanpa merusaknya, semakin kuat area resistance atau support tersebut.
  • Ketika level support atau resistance ter-break, kekuatan trend tergantung pada seberapa kuat support atau resistance yang ter-break.
minor

Seiring dengan berlatih secara terus menerus, anda akan lebih mudah dalam menentukan / melihat level support and resistance.

Salam Profit Konsisten :) 

Baca juga: Pengertian Channel dan Cara Penggunaannya.

Pengertian Channel dan Cara Penggunaannya

channel forex trading

Panduanscalping.com - Pada dasarnya, Channel merupakan variasi dari trendline. Jika trendline hanya menggunakan 1 garis (bawah atau atas), channel menggunakan 2 garis, yaitu atas dan bawah.

Channel merupakan salah satu tool yang tersedia di MT4, yang dapat digunakan untuk membantu menganalisa dan menentukan open posisi Buy/Sell.

BAGAIMANA CARA MENGGUNAKAN CHANNEL?


Garis atas maupun garis bawah dari channel merupakan area yang sangat potensial untuk open posisi. Pada titik titik inilah order Buy dan Sell dilakukan.
contoh channel penggunaan
  • Channel yang mengarah keatas disebut dengan ASCENDING CHANNEL.
  • Channel yang mengarah kebawah disebut dengan DESCENDING CHANNEL.

Untuk membuat Ascending channel, cukup gambar garis paralel pada sudut yang sama dengan garis uptrend dan kemudian pindahkan garis itu ke posisi di mana ia menyentuh puncak paling baru. Ini harus dilakukan pada saat yang sama ketika anda membuat garis tren.

Sedangkan untuk membuat descending channel, cukup gambar garis paralel pada sudut yang sama dengan garis downtrend dan kemudian pindahkan garis itu ke posisi di mana ia menyentuh lembah paling baru. Ini harus dilakukan pada saat yang sama Anda membuat garis tren.
  • Ketika harga mencapai garis trendline bawah, ini dapat digunakan sebagai area BUY.
  • Ketika harga mencapai garis trendline atas, ini dapat digunakan sebagai area SELL.

JENIS JENIS CHANNEL


Ada 3 jenis channel, antara lain:
  • Ascending channel (Uptrend movement)
  • Descending channel (Downtrend movement)
  • Horizontal channel (Sideways movement)

Hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan Channel:

- Ketika memasang channel, kedua garis (atas dan bawah) harus sejajar satu dengan yang lain.

- Garis channel bawah merupakan area untuk BUY, dan garis channel bagian atas merupakan area untuk SELL.

- Seperti halnya dalam menggambar trendline, dalam menggambar channel tidak boleh memaksakan agar sesuai dengan kondisi market.

- Jika posisi penempatan garis channel pada puncak/lembah tidak tepat, maka akan dapat mengakibatkan kesalahan analisa.

Oleh karena itu, pemahaman dalam penempatan trendline harus benar, sehingga dalam penggunaannya pun dapat lebih efektif.

Salam Profit Konsisten :)

Baca Juga: Pengertian Trendline dan Cara Penggunaannya

Pengertian Trendline dan Cara Penggunaannya

pengertian Trendline forex

Panduanscalping.com - Trendline sangat membantu sekali dalam analisa teknikal, Namun sayangnya hanya sedikit trader yang memanfaatkan tool ini.

Padahal, jika digunakan dengan benar, Trendline memiliki akurasi yang cukup bagus dalam perannya memberikan forecast harga kedepannya.

Tidak sedikit juga trader yang masih asal - asalan dalam menggunakannya, sehingga mereka berasumsi bahwa penggunaan Trendline kurang penting, terutama trader pemula yang baru mengenal trading forex.
contoh garis trendline

Dalam teori dasarnya, garis Uptrend ditarik di sepanjang bagian dasar dari area-area support (lembah).

Sedangkan pada Downtrend, garis tren digambar di sepanjang bagian resistance (puncak).

BAGAIMANA CARA MENGGUNAKAN TRENDLINE?


Untuk menarik garis trendline dengan benar, pertama - tama yang harus Anda lakukan adalah menemukan dua puncak (high) dan dua lembah (Low), kemudian menghubungkannya.

Selanjutnya bagiamana?

Selesai.

Hanya sesimple itu?

YA!

Berikut ini contoh dalam menarik garis trendline. Perhatikan baik - baik...

menarik garis trendline yang benar

JENIS - JENIS TREND


Secara umum ada 3 jenis trend dalam pasar forex:
  • UPTREND (Tren naik)
  • DOWNTREND ( Tren turun)
  • SIDEWAYS (Trend datar)
Beberapa hal penting yang harus anda perhatikan ketika anda mencoba menarik garis trendline:
  • Dalam menarik garis trendline, harus ada minimal 2 puncak (high) atau 2 lembah (low). Jika kurang dari 2, maka trendline tidak valid.
  • Semakin curam/terjal kemiringan trendline, maka akan semakin mudah untuk ter-break.
  • Seperti halnya garis Support & Resistance, semakin sering area trendline di tes oleh harga, maka akan semakin kuat pengaruhnya.
Dan yang paling penting, jangan pernah memaksakan garis trendline agar sesuai dengan kondisi market. Jika memang trendline tidak sesuai dengan kondisi market, artinya trendline tersebut tidak valid.

Salam Profit Konsisten :)

Baca juga: Sejarah dan Penemu Candlestick

Sejarah dan Penemu Candlestick.

penemu candlestick forex

Panduanscalping.com
- Candlestick pertama kali diciptakan oleh sesorang yang berasal dari Jepang bernama Munehisa Homma.

Homma menciptakan candlestick tidak untuk berdagang mata uang atau trading forex, melainkan untuk berdagang beras.

Kemudian orang barat dengan nama Steve Nison "menemukan" teknik rahasia ini dan menyebutnya "Japanese candlestick". Nison mempelajarinya dari sesama broker yang berasal dari Jepang.

Nison kemudian melakukan riset dan mulai menulis tentang candlestick. Penggunaan candlestick ini mulai populer pada era 90 an.

Meskipun Nison bukanlah penciptanya, namun tanpa riset yang dilakukan, mustahil saat ini trader mengenal candlestick.

Oleh karena itulah Steve Nison dijuluki sebagai bapak candlestick.

APA ITU CANDLESTICK?


Agar lebih mudah dipahami, silahkan anda perhatikan gambar berikut ini:
japanese candlestick forex

Fungsi utama candlstick adalah untuk mempermudah analisa harga pasar yang akan terjadi (yang akan datang). Dengan bantuan candlestick juga kita dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakuan BUY atau SELL.

Candlestick dapat digunakan disemua macam Time Frame, baik itu satu hari, satu jam, 30 menit, atau bahkan 1 menit.

Candlestick terbentuk berdasarkan harga open, high, low, dan close dari periode waktu yang dipilih.
  • Jika penutupan harga berada di atas harga open, maka candle ditampilkan dengan warna putih. (Warna default MT4).
  • Jika penutupan berada di bawah harga open, maka candle ditampilkan dengan warna hitam.(Warna default MT4).

Bagian badan dari candlestick disebut "Body Candle". Sedangkan bagian ujung atas dan bawah candlestick disebut dengan ekor/tail. Namun tidak semua candlestick memiliki body/ekor, khusus nya pola pola candle tertentu.

Salam Profit Konsisten :)

Baca juga: 3 Jenis Chart Dalam Forex dan Cara Membacanya.

3 Jenis Chart Dalam Forex dan Cara Membacanya.

Jenis Chart Forex trading

Panduanscalping.com – Kali ini saya akan mengulas materi dasar khusus bagi mereka yang masih pemula, yaitu Jenis – jenis chart dalam trading Forex sekaligus ulasan tentang bagaimana cara membacanya.

Dengan adanya chart, kita dapat mengetahui riwayat / history nilai tukar mata uang. Sebagian besar broker forex akan menyediakan software berupa Metatrader, yang mana di dalam software tersebut terdapat tampilan chart.

Chart menyajikan informasi yang sangat penting dan berguna untuk proses analisa teknikal. Dengan kata lain, analisa teknikal mustahil dapat dilakukan tanpa adanya tampilan chart ini.

Secara umum, terdapat 3 jenis chart dalam Forex, antara lain:
  • Line Chart
  • Bar Chart
  • Candlestick Chart
Baik, saya akan jelaskan satu persatu dari ketiga jenis chart diatas, dan perbedaan dari ketiganya.

LINE CHART


Line Chart adalah chart yang berbentuk garis sederhana, yang mana garis tersebut menghubungkan dari satu harga penutupan sebelumnya ke harga penutupan berikutnya.

Dengan melihat rangkaian garis tersebut, kita dapat melihat pergerakan harga umum dari pasangan mata uang selama periode waktu tertentu.

Berikut ini contoh tampilan Line Chart untuk pair EUR/USD :

Line Chart Forex image

BAR CHART


Jika dibandingkan dengan line chart, Bar Chart bisa dikatakan sedikit lebih kompleks. Bar Chart menunjukkan harga awal dan harga penutupan sekaligus menunjukkan titik tertinggi dan titik terendahnya.

Garis vertikal bagian bawah menunjukkan harga perdagangan terendah untuk jangka waktu tersebut, sedangkan garis vertikal bagian atas menunjukkan harga tertinggi pada jangka waktu tersebut.

Garis vertikal secara keseluruhan menunjukkan rentang perdagangan pasangan mata uang secara keseluruhan.

Garis horizontal di sisi kiri bar adalah harga pembukaan, dan garis horizontal sisi kanan bar adalah harga penutupan.

Berikut ini contoh Bar Chart untuk pasangan mata uang EUR/USD:

contoh bar chart eurusd

Sekali lagi, "Bar" merupakan penggabungan dari semua garis (vertikal dan horizontal) yang terbentuk dalam satu komponen.

Satu bar hanyalah satu segmen waktu, apakah itu satu hari, satu minggu, atau satu jam.

Jadi kita dapat menginterpretasikan bar chart sesuai dengan Time Frame yang kita gunakan.

Berikut ini contoh harga yang diinterpretasikan dalam sebuah Bar:

harga dalam bar image

Keterangan:
  • Open: Garis horizontal kecil di sebelah kiri adalah harga pembukaan.
  • High: Bagian atas garis vertikal menentukan harga tertinggi dari periode waktu .
  • Low: Bagian bawah garis vertikal menentukan harga terendah dari periode waktu.
  • Close: Garis horizontal kecil di sebelah kanan adalah harga penutupan.

 

CANDLESTICKS CHARTS


Pada dasarnya Candlestick Chart menunjukkan informasi harga yang sama dengan Bar Chart, akan tetapi dalam format grafis yang lebih sempurna.

Candlestick Chart juga sama sama menunjukkan kisaran harga tertinggi ke harga terendah tidak dengan garis vertikal, melainkan berbentuk batang.

Namun, dalam candlestick chart, batang (atau badan) menunjukkan kisaran antara harga pembukaan dan penutupan.

Perhatikan gambar berikut ini:

Candlestick Chart gambar

Dan berikut ini contoh Candlestick Chart pada pair EUR/USD:


Penggunaan candlestick pada dasarnya sama dengan Bar chart, hanya saja pada Candlestick lebih mempermudah dari segi visual.

Adapun beberapa keuntungan dari penggunaan chart candlestick antara lain:
  • Candlestick mudah ditafsirkan, dan merupakan chart yang cocok bagi pemula untuk mulai mencari tahu analisis dalam trading forex.
  • Candlestick mudah digunakan! Secara visual, kita akan segera beradaptasi dengan informasi yang ditampilkan. 
  • Dan, penelitian menunjukkan bahwa salah satu cara termudah untuk belajar adalah dengan adanya tampilan visual, jadi hal ini juga pasti akan mempermudah para pemula yang masih baru dalam dunia trading.
  • Candlesticks juga sangat bagus ketika digunakan untuk mengidentifikasi titik balik harga - pembalikan dari tren naik ke tren turun atau sebaliknya. 

Di website Panduanscalping.com ini anda dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang candlestick chart, tentunya dalam pembahasan yang lain.

Baik teman-teman, itulah sekilas mengenai Jenis – jenis chart dalam Forex. Apabila ada pertanyaan, atau ada yang kurang dipahami silahkan ditanyakan melalui kolom komentar.

Salam Profit Konsisten :)

Baca juga: Size dan Likuiditas Pasar Forex

Size dan Likuiditas Pasar Forex

size forex

Panduanscalping.com – Tidak seperti pasar keuangan lainnya seperti New York Stock Exchange (NYSE) atau London Stock Exchange (LSE), pasar forex tidak memiliki lokasi fisik maupun bursa sentral.

Pasar forex dianggap sebagai pasar Over-the-Counter (OTC), atau "Interbank" karena seluruh pasar dijalankan melalui perangkat elektronik, dalam jaringan bank, dan berjalan selama 24 jam penuh.

Artinya.. Pasar forex spot tersebar di seluruh dunia tanpa adanya lokasi sentral. Menariknya, Perdagangan dapat dilakukan di mana saja selama Anda memiliki koneksi internet!

Sejauh ini, Pasar forex OTC merupakan pasar keuangan terbesar dan paling populer di dunia, diperdagangkan secara global oleh sebagian individu maupun dalam bentuk organisasi.

Pada tabel di bawah ini terdapat tujuh mata uang yang paling banyak diperdagangkan.

pair forex

* Karena dalam setiap transaksi selalu melibatkan 2 mata uang, maka jumlah persentase masing-masing mata uang berjumlah 200%, bukan 100%.

Dollar merupakan mata uang yang paling banyak diperdagangkan, yakni mencapai 84,9% dari total semua transaksi yang ada.

Sedangkan Euro berada di posisi kedua, yakni 39,1%. Sementara Yen berada di posisi ketiga, yakni 19,0%.

Seperti yang Anda lihat pada tabel diatas, Ketiga mata uang utama tersebut berada di urutan teratas dalam hal mata uang yang paling banyak terdistribusikan.

USD ADALAH ‘RAJA’ DI PASAR FOREX


Mungkin anda bertanya, “Kok Mas Kurniawan dari tadi menyebut - nyebut dolar A.S. (USD), terus ya?

Begini..

USD mendominasi transaksi di pasar Forex, bahkan 75% dari semua perdagangan di pasar forex melibatkan USD. Oleh karena itu USD dikatakan sebagai raja dari semua mata uang yang ada.

usd raja mata uang

Berdasarkan data yang dirilis oleh International Monetary Fund (IMF), dolar A.S. mencakup 64% cadangan devisa dunia!

Hal ini tidak lain adalah karena hampir semua investor, pelaku bisnis, dan bank sentral turut mengambil peran terhadap USD, dan mereka semua terpaku terhadap dolar A.S.


Berikut ini adalah alasan penting lainnya mengapa dolar A.S. memainkan peran sentral di pasar forex:
  • Ekonomi Amerika Serikat merupakan yang TERBESAR di dunia.
  • Dolar A.S. merupakan mata uang cadangan dunia. 
  • Amerika Serikat memiliki pasar keuangan terbesar dan paling likuid di dunia.
  • Amerika Serikat memiliki sistem politik yang stabil. 
  • Amerika Serikat adalah Negara dengan kekuatan adikuasa di dunia militer.

Dolar A.S. menjadi mata uang utama yang digunakan dalam bertransaksi lintas negara. Misalnya, harga minyak di A.S. disebut "petrodolar". Jadi apabila Meksiko ingin membeli minyak dari Arab Saudi, itu hanya bisa dibeli dengan dolar A.S. Jika Meksiko tidak memiliki dolar, ia harus menjual peso dan membeli dolar A.S terlebih dahulu.

SPEKULASI DALAM PASAR FOREX


Satu hal penting yang perlu diperhatikan tentang pasar forex adalah.. Sebagian besar perdagangan mata uang dilakukan dengan cara spekulasi.

Dengan kata lain, sebagian besar volume perdagangan berasal dari pedagang yang membeli dan menjual berdasarkan pergerakan harga Intraday (Intraday: Pergerakan harga dalam satu hari).

Trader yang bertransaksi dengan cara spekulasi disebut ‘Spekulan’. Volume perdagangan yang dihasilkan oleh para spekulan ini diperkirakan lebih dari 90%!

Pasar forex merupakan pasar yang paling ‘Liquid’. Artinya, jumlah volume jual beli yang terjadi dalam satu waktu sangatlah tinggi. Hal ini lah yang membuat trader menjadi semakin mudah dalam melakukan jual beli mata uang.

Bagi trader, likuiditas memiliki peran yang sangat penting. Karena likuiditas menentukan seberapa cepat harga akan berubah selama jangka waktu tertentu.

Salam Profit Konsisten :)

Baca juga: Mengenal Jenis - Jenis Pair Dalam Trading Forex (Major, Minor, dan Cross)

Mengenal Jenis - Jenis Pair Dalam Trading Forex (Major, Minor, dan Cross)

pair major minor cross

Panduanscalping.com – Trading Forex adalah pembelian dan penjualan satu mata uang dengan mata uang lainnya yang dilakukan secara simultan. Mata uang diperdagangkan melalui broker atau dealer, dan setiap mata uang diperdagangkan secara berpasangan.

Pasangan mata uang inilah yang dikenal dengan istilah ‘Pair’. Misalnya euro dan dollar US (EUR/USD) atau poundsterling Inggris dan yen Jepang (GBP/JPY).

Jadi ketika kita melakukan perdagangan di pasar forex, pada dasarnya kita membeli atau menjual pasangan mata uang.

pasangan mata uang forex
Nilai tukar kedua mata uang bersifat fluktuatif, sehingga naik turun nya sebuah pair dipengaruhi oleh mata uang mana yang cenderung lebih kuat.

JENIS - JENIS PAIR FOREX - MAJOR / MINOR / CROSS


PAIR MAJOR

pair major forex

Pasangan mata uang yang di ‘list’ di bawah ini disebut dengan "Pair Major".

Pair Major adalah pair yang didalamnya terdapat mata uang dolar A.S. (USD). Dan pair major merupakan pair yang paling banyak diperdagangkan.

Pair Major adalah pair yang paling likuid dan paling banyak diperdagangkan di dunia

mata uang major trading

Baca juga: 6 Pair Forex Terbaik Untuk Scalping

MAJOR CROSS-PAIR / MINOR-PAIR

Pasangan mata uang yang di dalamnya tidak terdapat dolar A.S. (USD) disebut dengan pasangan mata uang Cross (Cross Pair).

Istilah lain dari Major Pair adalah Minor Pair.

Jadi apabila ada yang menyebutnya Major atau Minor pair, anda tidak perlu bingung. Pada dasarnya kedua istilah tersebut merupakan dua istilah yang mengandung arti yang sama.

Pair Major yang paling banyak diperdagangkan berasal dari tiga mata uang utama non-USD, antara lain EUR, JPY, dan GBP.

EURO CROSS

euro cross pair


YEN CROSS

cross yen pair


POUND CROSS

GBP cross pair


PAIR CROSS LAIN

pair cross lain


PAIR EKSOTIS

Yang dimaksud eksotis disini bukan penari ya, melainkan sebuah istilah dalam trading. Pair Eksotis terdiri dari satu mata uang utama yang dipasangkan dengan mata uang baru, seperti Brazil, Meksiko atau Hungaria.

Perlu diketahui bahwa tidak semua broker menyediakan pair jenis ini, ada beberapa broker yang menyediakan dan ada pula yang tidak.

Pair eksotis termasuk jenis pasangan mata uang yang paling jarang diperdagangkan. Karena alasan itulah rata rata biaya (komisi / spread) pada pair jenis ini relative lebih besar jika dibandingkan dengan pair Major.

Spread pada Pair Eksotis bisa dua kali lipat lebih besar dari pada pair EUR/USD dan USD/JPY.

Lalu apa saja sih yang termasuk dalam kelompok Pair Eksotis?

Silahkan anda lihat pada tabel berikut ini..

mata uang eksotis

Baik teman – teman, demikianlah pembahasan mengenai jenis - jenis pair dalam forex, yang meliputi pair Major, Minor, dan Cross. Semoga dengan membaca artikel ini anda sudah tidak bingung lagi apabila menjumpai istilah - istilah tersebut. Dan juga ketika ada partner trading anda membicarakannya, anda sudah paham dengan apa yang dimaksud.

Salam Profit Konsisten :)

Baca juga: Sejarah Awal Mula Munculnya Retail Trader

Sejarah Awal Mula Munculnya Retail Trader

sejarah retail trader forex

Panduanscalping.com – Bagi anda yang sudah mengenal FOREX, mungkin Anda sudah tidak sabar untuk mulai berburu pips.

Tapia ada satu syarat yang harus dipenuhi sebelum anda mulai trading dan menghasilkan income, yaitu Anda harus terlebih dahulu memiliki akun real di sebuah broker.

Satu hal yang harus Anda tahu, bahwa tidak semua broker itu bagus. Ada beberapa broker yang kinerja dan pelayanannya buruk, ada juga broker yang kinerja dan pelayanannya memuaskan.

Jadi sebelum anda memutuskan untuk menjatuhkan pilihan Anda ke sebuah broker, ada banyak hal yang dipertimbangkan.

Dan melalui artikel ini, saya akan mengajak Anda untuk ‘flash back’ sejenak, yaitu membahas awal mula munculnya retail trader dan broker FOREX.

Retail trader itu ada karena adanya broker FOREX online.

Jadi, tanpa adanya broker FOREX ini, kita sebagai retail trader tidak akan bisa trading secara online.

Pada tahun 90-an, trading FOREX online tidak semudah sekarang, dimana pada tahun tersebut biaya transaksi yang dibebankan kepada trader sangatlah besar. Dan di era tersebut, perdagangan valas masih mendapat intervensi dari pemerintah.

Namun dengan berbagai pertimbangan, pemerintah mulai memberikan aturan tentang “Commodity Exchange Act” dan “the Commodity Futures Modernization Act”, yang mana dengan dibuatnya aturan tersebut, telah membuka pintu bagi broker broker FOREX online.

Seiring dengan perkembangan teknologi internet yang sangat pesat, dan hampir semua kalangan bisa mengaksesnya, untuk memiliki akun di sebuah broker pun menjadi semakin mudah.

Itulah awal mula berkembangnya retail trader.

Baca juga: Pengertian Analisa Teknikal Dalam Trading Forex

Dan sejak saat itu hingga sekarang, banyak broker FOREX baru bermunculan dan berharap dapat memanfaatkan keuntungan dari transaksi trading FOREX yang semakin hari makin ramai dan diminati.

Jumlah broker di seluruh dunia saat ini sangat banyak sekali, mungkin ratusan atau bahkan ribuan. Dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita sebagai retail trader, yang mana kita harus jeli dan cerdas dalam membedakan mana broker yang memiliki reputasi dan integritas baik dan mana broker yang abal - abal.

Dalam memilih broker juga tidak boleh asal – asalan. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, antara lain..

  • REGULASI
  • SUPPORT DAN LAYANAN KEPADA CUSTOMER 
  • REVIEW DARI PARA TRADER 
  • PROFIL PERUSAHAAN 
  • DLL
tips memilih forex broker

Setidaknya dengan memperhatikan hal – hal seperti diatas, kita bisa mendapatkan broker yang terpercaya sehingga dana kita akan aman dari praktek kecurangan – kecurangan yang selama ini marak terjadi.

Saya juga telah membahas banyak hal seputar broker, salah satunya anda dapat membaca artikel saya dibawah ini..

5 Kriteria Wajib Dalam Memilih Broker Untuk Scalping

Baik, itulah sekilas sejarah perkembangan retail trader dan sejarah awal mula munculnya broker FOREX online. Dengan mengetahui hal ini, diharapkan Anda akan dapat lebih bijak dalam menentukan langkah Anda kedepannya.

Salam Profit Konsisten :)

Baca juga: Sejarah Awal Munculnya Trading Forex