Apa Itu Scalping? – Pengertian Scalping Dan Cara Kerjanya

pengertian definisi scalping

Panduanscalping.com – Apa itu scalping? Satu kalimat yang kalau dijelaskan bisa menjadi sebuah buku. Bagi anda yang saat ini sedang mencari tau tentang pengertian atau definisi scalping, anda telah mengunjungi website yang tepat.

Dikarenakan pembahasan mengenai scalping itu sendiri yang sebenarnya sangat luas, disini saya hanya akan mengulas tentang pengertian dan cara kerja nya saja.

Di website ini, selain anda akan paham seperti apa scalping itu sebenarnya, anda juga dapat belajar hal lain secara detail, mulai dari belajar teknik, mencoba berbagai indikator terbaik, dan hal – hal yang menginspirasi lainnya.

APA ITU SCALPING ?


Scalping adalah salah satu teknik / strategi trading forex, yang dalam prakteknya menargetkan jumlah pips yang relatif kecil dan tempo yang lebih singkat.

Ketika anda mendengar istilah scalping, ada 2 hal yang harus ada dalam benak anda, yaitu ‘Cepat’ dan ‘Singkat’.

Sebelum saya melanjutkan pembahasan tentang scalping lebih jauh, saya ingin anda paham lingkup dasarnya terlebih dahulu.

Begini... dalam bertransaksi trading forex, kita harus bisa dan mampu menganalisa pergerakan harga, untuk menentukan apakah kita harus ‘Buy’ atau ‘Sell’.

Lalu, bagaimana caranya menganalisa? Yaitu dengan menggunakan strategi / teknik trading. Teknik dalam trading forex, secara umum dibagi menjadi 3, yaitu Longterm, Intraday, dan Scalping.

Longterm: Teknik untuk analisa jangka panjang (Lebih dari satu hari)
Intraday: Teknik untuk analisa harian (Bertransaksi dalam satu hari yang sama)
Scalping: Teknik untuk analisa jangka pendek (5 menit – 1 jam)

Jadi dari sini paham ya..?

Baik, lanjut lagi kita bahas soal scalping. Seperti yang saya katakan di awal bahwa scalping itu identik dengan cepat dan singkat.

‘Cepat’ mengacu pada ekseksi dalam setiap membuka dan menutup order. Apabila kita lambat, maka ada dua kemungkinan yang akan kita alami, yaitu telat dalam melakukan entry, dan telat dalam menutup OP. Yang seharusnya bisa profit, malah jadi minus.

Dan kecepatan eksekusi dipengaruhi oleh banyak hal, antara lain Fokus, Kecepatan akses internet, dan Kecepatan server broker.

Sebagai scalpers, kita harus memastikan bahwa ketiga faktor tersebut dapat bejalan dengan baik.

Sedangkan ‘Singkat’ mengacu pada rentang open posisi berlangsung. Artinya, ketika OP kita sudah profit, sebisa mungkin untuk segera menutup op tersebut, tanpa harus menunggu bergerak lebih banyak pips.

Ingat, sebagai scalpers orientasi kita adalah Open posisi dengan intensitas yang sering, bukan berusaha berburu banyak pips dalam sekali op.

KELEBIHAN TEKNIK SCALPING

Apapun jenis tekniknya, sudah pasti akan ada kelebihan dan kekurangan nya masing – masing, apapun itu.

Saya akan blak – blakan kepada anda. Untuk kelemahan scalping hanya ada 2, yang pertama yaitu teknik yang tergolong sulit dan yang kedua yaitu kita harus stand-by di depan monitor selama trading berlangsung.

Hanya dua itu saja.

Sedangkan untuk kelebihannya sangat banyak, antara lain kita bisa memperoleh profit dengan sangat sangat cepat, tanpa harus menunggu berhari – hari seperti halnya dalam teknik longterm.

Kelebihan yang kedua, kita bisa mengidentifikasi kesalahan open posisi kita dengan segera. Dengan mengetahui kesalahan lebih awal, kita dapat segera mengambil keputusan untuk menutup OP yang lama dan membuka OP yang baru.

Saya sudah membahas panjang lebar mengenai kelebihan teknik scalping. Untuk lebih lengkapnya anda dapat membaca artikel saya yang ini -> 7 Alasan saya memilih menggunakan teknik scalping.

CARA KERJA SCALPING

Untuk cara kerjanya, pada intinya sama dengan teknik yang lain. Karena pada intinya trading itu perdagangan, dimana kita menjual ketika harga tinggi, dan membeli ketika harga murah.

Namun tak sesimpel itu, kita harus tahu kemana harga akan bergerak, sehingga kita dapat memutuskan apakah harus “Sell” atau “Buy”.

Lalu apa yang membedakan, Mas Kurniawan?

Yang membedakan hanya ‘Timing’ nya saja.

Para trader tipe scalper pada umumnya trading di TF kecil, seperti M15, M5, dan bahkan M1, dengan rentang waktu 5 sampai 15 menit. Bahkan ada juga trader yang dalam prakteknya hanya mengambil target 2 sampi 5 pips.

"Wah, kok kecil banget ya..?"


Itulah kelebihan dari scalping, dimana anda tidak perlu target pips yang besar. Anda cukup menargetkan pips yang kecil namun dengan LOT yang lebih besar.

Ilustrasinya begini...
  • Anda OP dengan lot 0.01 dan anda mendapatkan 50 pips, maka profit anda adalah $5.
  • Anda OP dengan lot 0.1 dan anda mendapatkan 5 pips, maka profit anda adalah $5.

Nah lo... bisa sama kan hasilnya?

Jika anda ingin jalur cepat, saya sangat menyarankan anda untuk mulai mendalami teknik scalping sekarang juga. Akan ada banyak sekali keuntungan dalam menerapkan teknik ini.

STRATEGI SCALPING TERBAIK


Pertanyaan selanjutnya yaitu, strategi apa yang sebaiknya saya gunakan jika saya ingin menerapkan teknik scalping?

Sebenarnya jawaban dari pertanyaan tersebut ada pada diri anda, semua tergantung dari preferensi anda.

Saya ingin membagikan sedikit tips untuk anda yang saat ini ingin serius mendalami scalping.

Scalping itu mengandalkan analisa teknikal, jadi mulai sekarang anda harus fokus mencari satu strategi teknikal yang memiliki winning-probability bagus.

Jika anda masih bingung, di website ini saya sudah berbagai banyak sekali strategi, anda bisa memilih salah satu yang menurut anda paling nyaman untuk digunakan. Anda bisa melihatnya di menu ‘TEKNIK’.

menu panduanscalping.com

Atau anda juga bisa melakukan riset sendiri, mencoba indikator pilihan anda, dan mulai menciptakan strategi anda sendiri.

Namun saya ingin mengingatkan satu hal, apapun strategi yang anda gunakan, saran saya jangan hanya mencobanya sekali dua kali saja. Tapi anda harus melakukan riset yang benar benar mendalam hingga anda mendapatkan ’feel’ nya.

Karena rule nya adalah... anda harus tekun mencari dan melakukan riset agar anda dapat menemukan strategi terbaik. Untuk melakukan hal ini, anda dapat menggunakan akun demo terlebih dahulu.

Lalu, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk riset strategi?

Simple nya begini, jika strategi yang anda gunakan tersebut bekerja dengan baik dalam tempo waktu 3 bulan, maka strategi tersebut layak untuk anda gunakan dan anda perdalam lagi. Dengan catatan, selama 3 bulan tersebut, anda rutin menggunakannya, bahkan kalau bisa setiap hari.

Sebaliknya, jika dalam waktu 3 bulan tersebut strategi anda tidak bekerja dengan baik, berarti ada yang salah dengan strategi anda. Dan anda dapat mencoba strategi yang lain. Intinya adalah jangan malas untuk RISET...RISET... RISET.

Baca juga: Waktu ‘Terbaik’ Untuk Trading Menggunakan Teknik Scalping

PENUTUP

Baik scalpers, saya kira cukup untuk pembahasan mengenai apa itu scalping, pengertian, dan cara kerjanya. Jika mungkin ada hal yang belum sempat saya bahas di artikel ini, saya akan mengulasnya di pembahasan yang lain.

Salam Profit Konsisten 😊

Kurniawan Trader

Saya adalah Full-Time Trader. Saya telah menggeluti Trading Forex lebih dari 4 tahun. Saat ini saya menggunakan teknik Scalping sebagai metode trading saya.

Tulis pertanyaan / kritik / saran anda disini..
EmoticonEmoticon