Indikator Scalping M15 Cukup Akurat – Price Oscillator

Indikator scalping Price Oscillator

Panduanscalping.com – Karena banyaknya request dari teman teman yang menginginkan saya untuk berbagai indikator scalping untuk TF M15, di kesempatan kali ini saya akan share sebuah indikator yang cukup powerful dan sangat mudah untuk digunakan, yaitu ‘Price Oscillator’.

Sebelum - sebelumnya saya lebih banyak fokus untuk berbagi teknik dan indikator untuk TF M5, karena memang saya lebih prefer menggunakan M5, dengan alasan tidak terlalu lama dalam menungu signal yang muncul.

Namun karena teman teman banyak yang request indikator scalping untuk TF M15, maka saya coba carikan dan saya menemukan Price Oscillator ini.

Sebenarnya indikator yang akan saya bagikan kali ini juga bisa digunakan di TF M5, meskipun untuk prioritasnya tetap TF M15.

INDIKATOR SCALPING UNTUK TF M15 PRICE OSCILLATOR


Price oscillator merupakan jenis indikator yang termasuk dalam keluarga oscillator yang lain seperti Stochastic, RSI, CCI, DeMarker dll. Namun Price Oscillator adalah indikator custom, artinya anda tidak menemuinya di Metatrader, dan anda harus menginstall sendiri apabila ingin menggunakannya.

Sekilas Tentang Oscillator

Asal muasal munculnya Oscillator adalah pada akhir tahun 50 an yang ditemukan oleh trader pada masa itu yang bernama George C. Lane. Secara umum, level oscillator ada dalam rentangan 0 – 100, dimana level 50 adalah level balance.

Level 0 - 30: Adalah level oversold, ketika harga berada di level ini, maka dapat disumsikan bahwa harga sudah pada titik jenuh terendahnya, dan merupakan masa masa untuk melakukan entry Buy / Beli.

Level 70 - 100: Adalah level overbought, ketika harga berada di level ini, maka dapat disumsikan bahwa harga sudah pada titik jenuh tertingginya, dan merupakan masa masa untuk melakukan entry Sell / Jual.

Level 50: Adalah level balance / keseimbangan. Level ini bukan merupakan level jenuh, sehingga tidak ada kecenderungan apakah harga akan naik atau turun.

Jadi pada intinya, yang perlu kita perhatikan ialah Level Overbought dan level Oversold saja, yaitu 0 – 30 dan 70 – 100.

CARA MEMBACA DAN MENGUNAKAN PRICE OSCILLATOR


Sebelum kita membahas cara penggunaanya, saya minta kepada anda untuk mengosongkan mindset terlebih dahulu, karene cara membaca price oscillator sedikit berbeda dengan cara membaca indikator oscillator yang lain seperti Stochastic dll.

Jadi dalam membaca price oscillator ini ada 2 hal yang kita jadikan acuan, yaitu ‘PRE-ENTRY’ dan ‘ENTRY’.

PRE-ENTRY: Adalah signal yang menunjukkan adanya tanda tanda untuk bersiap siap melakukan entry (Munculnya warna hijau dan merah pada line oscillator)

ENTRY: Adalah timing untuk melakukan entry (perubahan warna line dari merah/hijau ke warna awal)

Jadi begini...

Kalau diibaratkan dengan lampu lalu lintas, Pre-Entry adalah lampu kuning, sedangkan Entry adalah lampu hijau.

pre entry price oscillator image

Ketika kita berada pada masa Pre-entry, kita dapat melakukan persiapan akan tetapi BELUM BOLEH melakukan OP.

OP dilakukan ketika Line pada oscillator sudah memasuki masa entry. Jadi, tunggu hingga warna line price oscillator berubah warna kembali menjadi silver untuk melakukan OP.

Untuk lebih jelasnya, silahkan anda perhatikan gambar berikut ini..

contoh op price oscillator

Seperti yang anda lihat pada gambar diatas, dimana OP Sell bukan dilakukan pada saat line berwarna merah melainkan menunggu hingga berubah menjadi silver terlebih dahulu.

Begitu juga dengan OP Buy, bukan dilakukan pada saat line berwarna hijau, melainkan tunggu hingga warna hijau tersebut berubah menjadi warna silver.

Silahkan anda download dan install indikator ini jika anda tertarik untuk mencobanya.

Download Indikator Price Oscillator

Saya tidak akan bosan untuk selalu mengingatkan kepada teman teman untuk selalu ingat bahwa dalam menerapkan teknik scalping harus selalu mengutamakan kecepatan.

Jadi jika anda sudah profit, usahakan jangan menunggu terlalu lama untuk meng-close nya. Profit sedikit sedikit tapi sering lama lama akan menjadi besar.

Baik teman – teman scalpers, itulah indikator scalping M15 yang bisa anda coba terapkan untuk analisa trading. Namun saran saya anda coba di akun demo terlebih dahulu untuk mengetahui kelemahan kelamahan dari price oscillator.

Jika anda sudah merasa yakin, barulah anda bisa menggunakannya untuk analisa trading di akun real.

Coba juga: Indikator Scalping M5 – Trend Bar & Colored Candlestick

Salam Profit Konsisten 😊

Kurniawan Trader

Saya adalah Full-Time Trader. Saya telah menggeluti Trading Forex lebih dari 4 tahun. Saat ini saya menggunakan teknik Scalping sebagai metode trading saya.

1 komentar so far

Terima Kasih ilmunya, semoga sukses selalu, saya ingin mempelajarinya dan mengikutinya...

Tulis pertanyaan / kritik / saran anda disini..
EmoticonEmoticon