Trading Scalping? Sebisa Mungkin Hindari News! Ini Alasannya..

hindari news rilis

Panduanscalping.com – Saya sudah sangat sering mengatakan bahwa siapapun yang ingin trading scalping, sebisa mungkin hindari news.

Berdasarkan pengalaman saya selama bertahun tahun mendalami scalping, trading bertepatan dengan news rilis sangat sangat merugikan.

Nah, melalui artikel kali ini saya ingin share pengalaman saya kepada anda.

Scalping adalah teknik trading yang menargetkan pips yang relatif kecil. Sedangkan news selalu menyebabkan pergerakan yang besar.

Artinya apa?

Trading dengan mengikuti News pada dasarnya hanya bagus jika digunakan untuk trading Intraday atau longterm, BUKAN untuk scalping.

Berikut ini beberapa alasan mengapa News tidak baik untuk scalping..

PERGERAKAN HARGA SAAT NEWS TAK BERATURAN


market kacau

Saat news rilis, mungkin di TF besar (H4 keatas) anda akan melihat pergerakan yang wajar.

Namun tidak untuk di TF yang kecil.

Saat news rilis, di TF kecil (M15 ke bawah) harga terlihat sangat berantakan, naik turun secara membabi – buta.

Sehingga sangat sulit untuk ditebak !

Berikut ini adalah contoh news yang terjadi di pair USD/CHF, TF M5.

pergerakan news tf m5

Anda dapat melihat pada contoh kasus diatas, bahwa harga naik turun secara ‘massive’ dan sangat cepat.

Jangankan anda, saya pun juga sudah pasti pusing mau OP apa.

Jadi, pastikan bahwa 1 JAM sebelum news rilis, anda sudah menutup chart anda. Anda bisa kembali membuka chart 2 atau 3 jam setelah news berjalan, yaitu ketika market sudah kembali normal.

SPREAD MELEBAR

spread forex broker

Spread adalah selisih harga beli dan harga jual (bid - ask). Dengan kata lain, spread ini adalah biaya yang dibebankan broker kepada trader atas setiap transaksi yang dilakukan.

Besarnya spread di tiap – tiap broker berbeda – beda, ada yang menerapkan spread kecil, ada juga broker yang menerapkan spread besar.

Khusus bagi scalpers, semakin kecil spread maka akan semakin bagus dan menguntungkan.

Hal buruk yang sering terjadi ketika News sedang berlangsung yaitu melebarnya spread yang terjadi hampir disemua pair.

Misalnya begini..

Spread normal Pair EUR/USD di broker anda 1 pips, ketika news rilis spread tersebut bisa bertambah besar menjadi 2 pips, 3 pips, dan seterusnya.

Bagi scalpers ini tentu sangat merugikan. Bayangkan jika kita hanya menaruh SL beberapa pips dari OP kita, sudah pasti loss.

Catatan:
Pelebaran spread hanya terjadi untuk akun yang bertipe ‘Non-Fixed Spread’. Jika anda memilih yang fixed spread, tentu saja tidak berpengaruh apa – apa. Karena Fix Spread itu bersifat tetap.

BUY MAUPUN SELL SAMA SAMA TIDAK AMAN

buy sell tidak aman

....Buy tidak aman, Sell pun juga tidak aman...

Bagaimana bisa?

Begini teman teman, seperti yang sudah saya singgung di awal tadi, bahwa pergerakan news itu naik turun tak beraturan.

Terkadang, pergerakan yang disebabkan oleh news ini mengakibatkan harga naik dan turun secara drastis di waktu yang hampir bersamaan.

Dengan kata lain, baik anda OP sell maupun Buy, semua akan tergilas begitu saja oleh adanya news ini.

Silahkan anda amati contoh kasus berikut ini...

chart forex big news

Pada contoh kasus diatas, OP Buy maupun Sell sama – sama tidak aman.

Karena apa?

Ya, karena harga bergerak naik dan turun dalam kurun waktu yang bersamaan.

Baik teman teman, itulah alasan mengapa sebaiknya kita menghindari News ketika kita menggunakan strategi scalping.

Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar.

Baca juga: Scalping Memang Tidak Mudah, Namun Jika Sudah Tahu Celahnya, Anda Pasti Akan Ketagihan

Salam Profit Konsisten 😊

Kurniawan Trader

Saya adalah Full-Time Trader. Saya telah menggeluti Trading Forex lebih dari 4 tahun. Saat ini saya menggunakan teknik Scalping sebagai metode trading saya.

Tulis pertanyaan / kritik / saran anda disini..
EmoticonEmoticon