Pengertian Support And Resistance dan Cara Penggunaannya


Support Resistance

Panduanscalping.com - Support dan Resistance adalah salah sebuah konsep yang paling banyak digunakan untuk analisa dalam Trading Forex. Akan tetapi, masing - masing Trader memiliki penafsiran atau cara penggunaan yang berbeda mengenai Support & Resistance ini.

Sebelum membahas lebih jauh, mari kita ulas basic nya terlebih dahulu.
resistance
Lihatlah diagram di atas. Seperti yang Anda lihat, pola zig-zag ini sedang bergerak mengarah keatas (bull market). Ketika harga bergerak naik dan kemudian berbalik arah turun, titik tertinggi yang dicapai sebelum harga bergerak turun itulah yang akan menjadi titik resistance. 

Ketika harga berlanjut naik lagi, titik terendah yang dicapai sebelumnya akan menjadi titik Support. Dengan demikian, Support dan Resistance akan terus terbentuk, karena market terus berubah dari waktu ke waktu.

Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa level support dan resistance bukan merupakan angka yang pasti.

Seringkali kita melihat sebuah level support dan resistance yang sudah ter-break. Dan beberapa saat kemudian ternyata 'price' tidak menembusnya melainkan hanya mengetes nya saja.

Itulah mengapa level Support dan Resistance bukan merupakan titik/angka yang pasti. Dalam grafik yang berupa candlestick, testing support dan resistance ini merupakan representasi dari shadow sebuah candle.
breakout levels

Perhatikan gambar diatas. Harga seakan sudah menembus level support. Tapi pada kenyataannya, harga hanya mencoba untuk mengetes level tersebut dalam bentuk shadow.

LALU, BAGAIMANA CARA MENGETAHUI BAHWA LEVEL SUPPORT DAN RESISTANCE BENAR - BENAR SUDAH TER-BREAK ?


Sebenarnya tidak ada jawaban yang pasti perihal ini. Bahkan pendapat para master trader pun masih memunculkan perdebatan. 

Beberapa dari mereka menyatakan bahwa apabila level S&R ter-break oleh candle dengan full body, maka level tersebut sudah benar - benar ter-break. Namun pada kenyataan nya pun tidak selalu demikian. 

Coba anda perhatikan fenomena candle yang menembus level support berikut ini.
break

Perhatikan, setelah candle full body menembus level support, price pun berbalik arah. Artinya, level support tersebut tidak benar - benar ter-break.

Nah, untuk mengantasipasi breakout palsu, kita bisa menggunakan level support bukan sebagai level dalam bentuk titik, melainkan dalam bentuk area / zona.

Salah satu cara untuk membantu Anda menemukan zona-zona ini adalah dengan menentukan support dan resistance dengan menggunakan Line Chart bukan candlestick. Alasannya adalah bahwa Line Chart hanya menunjukkan harga penutupan.

Perhatikan Line Chart Berikut ini, Anda dapat membuat garis support dan resistance di sekitar area di mana Anda dapat melihat harga membentuk high dan low.
low

HAL YANG PERLU DIINGAT DALAM MENERAPKAN SUPPORT & RESISTANCE:

  • Ketika harga melewati resistance, resistance itu berpotensi menjadi support.
  • Semakin sering harga menguji level resistance atau support tanpa merusaknya, semakin kuat area resistance atau support tersebut.
  • Ketika level support atau resistance ter-break, kekuatan trend tergantung pada seberapa kuat support atau resistance yang ter-break.
minor

Seiring dengan berlatih secara terus menerus, anda akan lebih mudah dalam menentukan / melihat level support and resistance.

Salam Profit Konsisten :) 

Baca juga: Pengertian Channel dan Cara Penggunaannya.

Kurniawan Trader

Saya adalah Full-Time Trader. Saya telah menggeluti Trading Forex lebih dari 4 tahun. Saat ini saya menggunakan teknik Scalping sebagai metode trading saya.

Tulis pertanyaan / kritik / saran anda disini..
EmoticonEmoticon