Volume BUYER dan Volume SELLER dalam Trading Forex

volume trading

Panduanscalping.com – Memahami volume dalam Trading itu penting. Dengan mengetahui besaran volume, kita akan terbantu dalam menentukan arah Open Posisi.

Apabila volume Buyer besar, kita bisa ikut UP Trend.

Apabila volume Seller yang lebih besar, kita bisa ikut DOWN Trend.

PENGERTIAN VOLUME DALAM TRADING FOREX


Volume adalah jumlah kontrak atau lot forex yang diperdagangkan selama jangka waktu tertentu. Volume harian adalah jumlah kontrak yang diperdagangkan selama satu hari perdagangan. Volume satu menit adalah jumlah kontrak yang diperdagangkan dalam 60 detik.

Volume tinggi adalah indikasi bahwa pasar aktif diperdagangkan, dan volume rendah adalah indikasi bahwa pasar kurang aktif diperdagangkan.

Beberapa mata uang cenderung memiliki volume tinggi karena cukup populer dan lebih banyak ditransaksikan oleh kalangan pedagang harian dan investor.

Namun ada juga mata uang lain yang cenderung selalu memiliki volume rendah, dan tidak menarik bagi pedagang jangka pendek.

Ada juga volume "relatif". Misalnya, ketika mata uang yang biasanya memiliki volume tinggi, tetapi volume nya malah turun. Hal itu menunjukkan Trader kehilangan minat terhadap mata uang tersebut, setidaknya dalam periode waktu tertentu.

Demikian pula, ketika volume suatu mata uang yang biasanya lebih rendah, dan volume tiba tiba menjadi lebih tinggi, itu menunjukkan minat dan aktivitas baru dalam mata uang tersebut.

Volume sering ditampilkan di bagian bawah grafik harga aset. Biasanya ditampilkan sebagai bilah vertikal, mewakili jumlah saham, kontrak, atau lot yang diperdagangkan selama jangka waktu yang ditunjukkan pada grafik. Misalnya, jika melihat grafik harga satu menit, akan ada bilah volume vertikal di bawah setiap bilah harga, yang menunjukkan berapa banyak saham berpindah tangan dalam satu menit itu.

Total volume terdiri dari volume pembelian dan volume penjualan.

Volume pembelian adalah jumlah kontrak yang dikaitkan dengan perdagangan pembelian, dan volume penjualan adalah jumlah kontrak yang dikaitkan dengan perdagangan penjualan.

Setiap perdagangan terjadi baik pada harga penawaran atau harga permintaan. Harga penawaran adalah harga tertinggi saat ini yang dinyatakan seseorang akan membayar untuk kontrak sebuah mata uang.

Harga permintaan adalah harga terendah saat ini yang dinyatakan oleh seseorang bahwa mereka akan mengenakan biaya untuk menjual mata uang tersebut.

Selalu ada harga bid dan ask di saham yang aktif diperdagangkan. Namun, harga penawaran dan permintaan dapat berubah, karena pedagang membeli dan menjual mata uang, atau mengubah pikiran mereka tentang tawaran atau penawaran mereka saat ini.

Ketika Anda memutuskan untuk membeli atau menjual, Anda dapat mengajukan penawaran untuk membeli atau menawarkan untuk menjual.

Baca juga: Pengertian ‘Spread’ dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Kurniawan Trader

Saya adalah Full-Time Trader. Saya telah menggeluti Trading Forex lebih dari 4 tahun. Saat ini saya menggunakan teknik Scalping sebagai metode trading saya.

Tulis pertanyaan / kritik / saran anda disini..
EmoticonEmoticon